Tamparan Keras Untuk Pengurus

Ada obrolan antara aku dan mas AS melalui facebook bulan Juli 2016 lalu. Terus terang percakapan sederhana ini seringkali membuatku sulit tidur. Beliau mengajarkan arti totalitas kepadaku, yang membuatku merasa lebih memiliki gerakan Beasiswa IKASMA ini.

Anda penasaran? Berikut percakapan kami, dengan saya (SA) dan beliau (AS).

SA: Mas AS, wis transfer meng beasiswa ikasma tahap 12 urung? Nek urung njajal via kitabisa baen ya, ben kena isa nggo ketoktular. Klikhttps://ktbs.in/n3lvm.

Jul 18

AS: Wow canggih ya bisa pake credit card juga. Belumm. Udah lama gak transfer. Mohon maaf, lupa dan gak ngeh. Thanks diingatkan.

Jul 18 · Sent from Messenger

SA: Berarti dirapel lho mas, 300 ping pira kuwe. Wkwkwkwk. Iya kitabisa emang canggih. Kemarin dapat saran dr mas Banu smansa00.

Jul 18

AS: 300/semester apa wulan? Hhaa

Jul 18 · Sent from Messenger

SA: 300 per semester. Mas AS gole off pirang semester, gari dipingna baen. Wkwkwkwk

Jul 18

AS: Hmm… yayaya  Sip

Jul 18 · Sent from Messenger

SA: Siip. Cihuuyy

Jul 18

Sekitar seminggu kemudian, beliau kirim chat.

AS: Lapor ndan, aku sudah transfer dan sudah dikonfirmasi mba Asiah . Thanks udah diingatkan

Jul 24 · Sent from Messenger

SA: Siap mas. Alhamdulillah makasih banyak ya mas atas dukungannyaaaa. Semangat dan sukses selalu.

Jul 24

AS: Sama sama. Makasih dan sukses selalu juga.

Setelah dicek melalui internet banking, betul sekali, ada dana masuk yang nominalnya adalah empat kali nominal donasi ideal untuk satu semester, artinya beliau menepati janji bahwa kelalaian harus dibayar dan kesalahan harus diperbaiki.

Dalam hati aku berteriak, “Kampret, malu aku kalau beliau tahu bahwa gerakan ini hampir saja dihentikan karena kelalaianku melakukan regenerasi pengurus. InsyaAllah, selama nafas dan darahku masih mengalir, gerakan beasiswa IKASMA ini akan terus ada!”

Tertanda,
Samsul Arifin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *