Testimony

1. Handy Razie Dharmawan, Teknik Kimia ITB 2015

Handy Razie Dharmawan
Handy Razie Dharmawan

Saya Handy Razie Dharmawan, alumni beswan IKASMA. Sekarang saya mengenyam pendidikan di ITB, jurusan Teknik Kimia semester 3. Dengan adanya beasiswa IKASMA, saya sekeluarga merasa terbantu. Pada saat pertama kali mendaftar, saya merasa khawatir tidak dapat diterima karena waktu itu saya masih semester 1(junior) di sma dan belum memiliki pengalaman dalam seleksi beasiswa, tetapi alhamdulillah pada saat pengumuman saya diterima sebagai beswan IKASMA. Untuk ke depan, saya berharap beasiswa IKASMA terus berlanjut dan dapat menjaring lebih banyak siswa SMANSA yang dibantu. Untuk para alumni, mari saling bantu untuk membangun smansa lebih baik, salah satunya sebagai donatur dalam beasiswa IKASMA ini. Terima kasih.

2. Septi Afriyani, Pendidikan Fisika UNS 2015

Septi Afriyani
Septi Afriyani

Assalamu’alaikum
Saya Septi Afriyani alumnus SMA N 1 Kebumen 2015. Saat ini saya kuliah semester 2 pendidikan fisika Universitas Sebelas Maret. Sedikit share aja nih…
Waktu semseter 1 kelas X, saya mendapat beasiswa ikasma.  beasiswa ikasma adalah beasiswa yang diberikan oleh alumni SMA N 1 Kebumen yang peduli kepada adik-adiknya. Sampai saat ini sudah banyak banget adik-adik smansa yang mendapat beasiswa ikasma. Semoga semakin banyak alumni smansa yang peduli kepada adik-adiknya agar beasiswa ikasma semakin “besar” dan semakin banyak adik-adik smansa yang terbantu. Ikasma we are friends whenever, wherever, and whoever we are!

3. Fifi Fata’tiatul Hidayah, Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB 2015

Fifi Fata'tiatul Hidayah
Fifi Fata’tiatul Hidayah

Halloo.Assalamualaikum wr.wb. Nama saya Fifi.lengkapnya Fifi Fata’tiatul Hidayah ^^
Dahulu kala sebelum zaman masehi (hahaa) maksud saya,dahulu semasa di Smansa saya berada di kelas X.6,XII.IPA 8,dan XII.IPA 5…Sekarang alhamdulillah sedang menempuh pendidikan di IPB,departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat semester dua. Saya mau ngasih cerita mengenai beasiswa Ikasma nih. Beasiswa ini bukan beasiswa biasa. Ada perjuangan asem manis di dalam proses mendapatkannya. Pemberian yang tulus dari kakak kakak alumni SMANSA,memberikan kesan kasih sayang yang ikhlas. Pejuang beasiswa Ikasma ini saya pikir adalah mereka yang bersungguh-sungguh mendapatkan sesuatu dengan pengorbanan yang tulus dan sungguh-sungguh ingin menggapai cita2 mereka. Intinya,Beasiswa Ikasma bukan hanya tentang “kamu memberi,aku menerima” namun jauh lebih keren dari itu. Beasiswa Ikasma adalah cerita kita tentang “berjuang untuk pendidikan, bermimpi untuk cita-cita, dan berbalas budi atas kebaikan”. Tentu,asas cinta adek kelas selalu tertanam dalam jiwa “Beasiswa Ikasma”

4. Hurur Azizah, Manajemen Universitas Gadjah Mada 2014

Hurur Azizah
Hurur Azizah

Halo! Saya Hurur Azizah mahasiswi semester lima prodi manajemen di Universitas Gadjah Mada. Saya juga salah satu penerima beasiswa IKASMA di saat saya masih kelas X. Pertama, rasa syukur saya tidak putus sampai saat ini. Kenapa? Beasiswa IKASMA bukan hanya memberikan keringanan atas nama biaya pendidikan saja. Sejak saya menerima beasiswa IKASMA, bahkan hati saya terketuk dan mulai sadar bahwa hidup ini memang susah, tetapi juga akan sangat susah ketika kita tidak memperjuangkannya, karena itulah kita harus terus memperjuangkannya. Ayah saya hanya seorang pembantu kaur pembangunan di balai desa, gajinya betul betul minim bahkan untuk makan sehari sehari saja harus di pas pas kan, ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga dengan tiga anak. Saat itu, saya betul betul khawatir bagiamana biaya biaya sekolah saya bisa terbayar sementara ayah saya juga tidak hanya harus membayar sekolah saya juga, tetapi juga adik saya yang masih SD, ditambah harus memikirkan keperluan adik kedua saya yang masih kecil. Tetapi nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan? Tuhan memberikan saya pertolongan melalui beasiswa ini.

Dengan adanya beasiswa IKASMA ini, saya bukan hanya terbantu secara finansial untuk membayar biaya pendidikan saya, melainkan juga termotivasi untuk terus meningkatkan belajar saya. Saya juga merasa sangat termotivasi bagaimana caranya saya juga akan berbagi seperti ini untuk adik adik kelas saya nantinya. Kak, bagaimana agar saya bisa seperti kakak? Yapp agar bisa lolos seleksi beasiswa IKASMA seperti saya dulu, syaratnya ada tiga. Syarat pertama adalah jujur, yang kedua adalah jujur, dan yang ketiga adalah jujur. Adik adik… lakukanlah segala hal dengan jujur mulai dari berkas berkas pendaftaran sampai dengan wawancara, semuanya harus benar benar apa adanya yaaa… tidak perlu mengarang cerita indah sampai didramatiskan dan dibuat miris lagi tragis, parah men! Dan yang tidak kalah penting, jangan lupa untuk berdoa dan tetap semangaaaaat! sejauh apapun kita pergi, kita akan kembali ke tempat dimana kita berasal. kita mungkin belajar, menuntut ilmu, sekolah hingga negeri seberang, tetapi kita juga akan kembali untuk bersama sama membangun tempat asal kita, SMA Negeri 1 Kebumen. Yukk para alumni, jangan lupa untuk menyukseskan program beasiswa IKASMA 😉

5. Anis Hasanah Hasibuan, Fakultas Psikologi Univeraitas Indonesia 2015

Anis Hasanah Hasibuan
Anis Hasanah Hasibuan

Saya Anis Hasanah Hasibuan, alumni beasiswa IKASMA. Saat ini saya mengenyam penididikan di Fakultas Psikologi Univeraitas Indonesia. Beasiswa IKASMA sangatlah membantu saya dalam meringankan biaya pendidikan. Tak hanya itu, saya juga semakin terpacu untuk terus meningkatkan prestasi. Membuat saya semakin termotivasi untuk meraih mimpi- mimpi yang telah saya bangun. Saya harap beaiswa IKASMA ini terus berlanjut dan dapat selalu membawa manfaat kepada adik-adik di SMANSA. Terima kasih.

6. Kuni Khoirol Mustafida, Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Kuni Khoirol Mustafida
Kuni Khoirol Mustafida

Saya Kuni Khoirol Mustafida alumni SMA N 1 Kebumen yang merupakan salah satu penerima beasiswa IKASMA. Saat ini saya melanjutkan pendidikan di Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Alhamdulillah, beasiswa IKASMA sangat membantu saya dalam menempuh pendidikan di SMA N 1 Kebumen dengan memberikan bantuan finansial. Saya sangat bersyukur telah diberi kesempatan untuk menerima beasiswa ini karena pada saat itu saya sedang membutuhkan beasiswa tersebut. Semoga program beasiswa IKASMA terus berjalan dan berkembang untuk membantu siswa-siswi berprestasi SMA N 1 Kebumen yang mengalami kesulitan dalam membayar biaya pendidikan. Terima kasih.

7. Ana Nur Fajriyati, PGSD Universitas Sebelas Maret

Ana Nur Fajriyati
Ana Nur Fajriyati

Nama saya Ana Nur Fajriyati, sekitar 4 tahun yang lalu saya mendapatkan beasiswa IKASMA sewaktu duduk di bangku kelas X. Bagi saya, beasiswa IKASMA itu seperti pemantik. Berasal dari keluarga yang sederhana yang hidup bersama seorang ibu yang single parent sempat membuatku rendah diri, merasa segala sesuatu serba kurang ditengah teman-teman yang serba ada dan berlebih. Sempat berpikir “mungkin aku salah tempat”. Kemudian saya sadar. Ketika ada pendaftaran beasiswa IKASMA. Saya menyadari, saya tak sendiri. Banyak teman-teman yang keadaannya hampir sama dengan saya bahkan tak lebih baik dari saya namun mereka memiliki semangat yang luar biasa, membara. Seperti pemantik, kemudian semangatkupun ikut membara. Bersama ikut mendaftar beasiswa itu, saling bantu apabila ada kesusahan dalam mendaftar hingga akhirnya saya mendapatkan beasiswa itu. Semangat yang sempat memudar dan api impian yang sempat redup kemudian menyala kembali ketika saya mendapatkan beasiswa IKASMA hingga akhirnya masa SMA terlewati dan memasuki jenjang yang lebih tinggi. Saat ini saya tengah menempuh pendidikan di Universitas Sebelas Maret prodi PGSD sesuai yang ibu saya inginkan. Terima kasih beasiswa IKASMA telah menyalakan kembali semangat dan mimpi saya. Semoga beasiswa IKASMA ini tetap eksis dan lebih banyak lagi mimpi-mimpi yang kembali hidup karena beasiswa ini. Aamiin J

8. Nur Najatun, Arsitektur Universitas Indonesia

Nur Najatun
Nur Najatun

Halooo!! Saya Nur Najatun biasa dipanggil Najat, alumni beswan IKASMA VI. Saat ini saya sedang mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia, jurusan Arsitektur semester 5. Sangat bersyukur bisa menjadi salah satu penerima beasiswa IKASMA karena selain sangat membantu biaya sekolah saya sewaktu SMA, menjadi beswan IKASMA mengenalkan saya dengan alumni-alumni SMA N 1 Kebumen (terutama ex-beswan IKASMA) yang sudah lebih sukses dan berpengalaman. Awalnya memang saya khawatir tidak bisa mendapat beasiswa tersebut karena dulu saya termasuk orang yang mudah grogi saat diwawancarai apalagi saya pernah tidak lolos di seleksi beasiswa tahap sebelumnya. Namun, saya tahu tidak lolos bukanlah alasan untuk menyerah sehingga saya mencobanya lagi dan Alhamdulillah bisa menjadi salah satu penerima Beasiswa IKASMA tahap VI.Yeay! Senang sekali bisa menjadi keluarga ini. Berharap untuk kedepannya semakin banyak lagi siswa siswi SMA N 1 Kebumen yang terbantu dan semoga semakin solid untuk para alumninya. Terimakasih banyak IKASMA. We are friends whenever, wherever dan whoever we are

9.  Adzinta Umara, Politeknik Keuangan Negara (STAN) 2012

Do you believe when i say I’ve seen an angel once? Well, you should. Mereka adalah ikasma!! Entah gimana ketika lagi bingung-bingungnya bokap sakit, uang spp udah nunggak sampe gak dikasih ijin ngambil rapot, mamah cuma ibu rumah tangga yang penghasilannya gak banyak…setiap hari kepikiran bakal nebus ijazah pake apa. Ikasma datang dengan program beasiswanya yang, pokoknya top abis. Saya nekat apply, dan alhamdulillah dapat. Rasa terimakasihnya melekat sampai sekarang bisa nerusin kuliah pake uang apbn…dan saya merasa berhutang budi untuk menolong minimal satu siswa smansa suatu hari nanti. Syukur-syukur lebih. Aamiin. Don’t waste your chance and let’s be another angel 🙂

10. Siti Nurfarikhah, Regional and Urban Planning ITB 2013

Siti Nurfarikhah
Siti Nurfarikhah

Mendapatkan pendidikan tinggi adalah hak setiap orang. Walaupun demikian, bukan perkara mudah untuk mendapatkannya karena selalu ada benteng ‘keterbatasan’ yang akan selalu membelenggunya. SMA 1 Kebumen memiliki kualitas pendidikan yang bagus dengan fasilitas yang memadai bagi siswa-siswinya. Tidak heran, biaya sekolah di sana cukup tinggi. Bagi saya melewati itu semua tidak lah mudah. Beasiswa IKASMA memberikan secercah harapan bahwa ini adalah cara Alloh menolong saya di tengah kesulitan finansial dan mendorong saya untuk terus berjuang menjadi generasi unggul Indonesia. Apa yang saya dapat hari ini adalah bagian dari cita-cita tulus beasiswa IKASMA. Hal yang telah saya tulis dalam Motivation Letter (persyaratan beasiswa IKASMA) sudah bukan menjadi wacana lagi. Terimakasih para Alumni Smansa. Terimakasih panitia karena memilih saya.

11. Indriana Hikmatul Maftukhah, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 2015

Indriana Hikmatul Maftukhah
Indriana Hikmatul Maftukhah

Saya Indriana Hikmatul Maftukhah, salah satu alumni penerima beasiswa IKASMA. Saat ini, saya merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia semester 3. Saya dan keluarga sangat berterima kasih kepada IKASMA. Adanya beasiswa IKASMA, beban orang tua untuk membayar uang pendidikan saya di SMA menjadi lebih ringan. Harapan saya, pemberian beasiswa IKASMA tetap berlanjut untuk membantu para siswa SMAN 1 Kebumen yang membutuhkan. Untuk para alumnus SMAN 1 Kebumen, baik penerima beasiswa IKASMA maupun bukan, mari berpartisipasi memberikan ide, waktu, tenaga, maupun donasi demi mewujudkan SMAN 1 Kebumen yang lebih baik.

12. Sayyidah Afridatul Ishthifaiyyah, Jurusan Agronomi dan Hortikultura IPB 2014

Sayyidah Afridatul Ishthifaiyyah
Sayyidah Afridatul Ishthifaiyyah

Saya, Sayyidah Afridatul Ishthifaiyyah, mahasiswa semester empat Jurusan Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor (IPB). Saya alumni SMA Negeri 1 Kebumen tahun 2014 dan penerima beasiswa IKASMA tahun 2013. Saya merasa sangat terbantu dengan adanya beasiswa IKASMA dan saya salut kepada kakak kelas yang menggagas, mengurus, dan mendonasikan sebagian rezekinya untuk membantu adik kelas di SMANSA. Hal tersebut menunjukkan kepedulian alumni sangat besar terhadap siswa SMANSA yang masih aktif belajar. Saya berharap beasiswa IKASMA tetap ada dari, oleh, dan untuk keluarga SMANSA.

13. Dian Aris Sandi, Teknik Pertambangan ITB 2013

Dian Aris Sandi
Dian Aris Sandi

Halo temen-temen siswa SMA Negeri 1 Kebumen maupun Kang Mas Mba Yu Alumni SMA Negeri 1 Kebumen dimanapun berada. Perkenalkan, saya Dian Aris Sandi, salah satu alumnus SMA Negeri 1 Kebumen sekaligus alumnus penerima Beasiswa IKASMA. Saya adalah mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan Institut Teknologi bandung yang kini tengah memasuki tahun kuliah yang keempat (udah mau jadi mahasiswa tingkat akhir nih, Hehe)

Alhamdulillah, di masa saya sekolah di SMA Negeri 1 Kebumen dahulu, saya mendapat beasiswa IKASMA yang merupakan beasiswa yang dihimpun dari Alumnus SMA Negeri 1 Kebumen. Beasiswa IKASMA sungguh telah membantu saya dalam membayar biaya pendidikan di SMA Negeri 1 Kebumen. Saya yang memang beralatar belakang dari keluarga yang kurang mampu sangat terbantu sekali dengan adanya beasiswa ini. Posisi dan capaian saya saat ini tentunya tidak terlepas dari bantuan Beasiswa IKASMA yang saya terima dahulu. Buat Adik-adik siswa-siswi SMA Negeri 1 Kebumen yang berlatar belakang dari keluarga yang kurang mampu, jangan berkecil hati. Mari terus semangat menggapai cita, perjalanan kalian masih panjang. Jika memang kalian merasa berhak dan membutuhkan beasiswa IKASMA, silahkan daftarkan diri kalian. Pertolongan dan Rizki dari Allah akan selalu ada di sisi hambanya yang memang benar-benar membutuhkan, dan tentunya yang memperjuangkannya….Man jadda wa jada…

Beasiswa IKASMA seakan menjadi oase di tengah gurun pasir, menjangkau para calon pemegang estafet kemimpinan sekaligus penerus bangsa yang dahaga akan ilmu pengetahuan namun berlatar belakang kondisi ekonimi yang masih kekurangan. Mas dan Mba alumni yang notabene sudah lulus dari SMA tercinta kita, masih mau, sudi, dan berkenan menyisihkan sebagian dari penghasilan mereka untuk membantu adik-adiknya yang sedang berjuang mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Kebumen.
Sungguh, sebuah kenyataan yang indah nan menawan. Buat temen-temen dan Kang Mas Mbak Yu, alumni penerima Beasiswa IKASMA khususnya, dan alumni SMA Negeri 1 Kebumen pada umunya. Mari terus jaga semangat untuk berbagi ini. Jangan biarkan kobaran api semangat para pelopor beasiswa IKASMA ini padam. Mari lanjutkan dengan ikut berkontribusi di dalamnya.

14. Winda Delia Adistia, Teknik Kimia UPN “Veteran” Yogyakarta

Winda Delia Adistia
Winda Delia Adistia
Di seberang pojok alun-alun kota tersebutlah taman yang asri. Ditengah taman yang sejuk dan hijau terdapat pohon yang tinggi nan rindang. Pohon yang tinggi dan rindang ini memperkuat keberadaan taman sebagai penyemai bibit. Dimana setiap musim pohon itu menjatuhkan buahnya yang berwarna merah.Warna merah buah ini menandakan nilai yang tinggi secara ekonomi. Buah pohon itu bisa dinikmati, membantu kelegaan penghuni yang terpilih dari taman itu. Biji dari buah pohon itu kini bertebaran dimana-mana. Kelak biji itu akan tumbuh pohon-pohon baru yang rindang. Yang kuasa menebarkan buah kepada generasi yang mendatang. Pohon yang lama tergantikan pohon yang baru. Kekerabatan dan kekeluargaan pohon itu tak pernah putus karena waktu.
Taman= SMA Negeri 1 Kebumen
Pohon= Ikasma
15. Nadia Nurmalasari – Pend. Administrasi Perkantoran UNS 2016
Nadia Nurmalasari
Nadia Nurmalasari
Assalamu’alaikum, saya Nadia Nurmalasari,saya salah satu penerima beasiswa ikasma saat duduk dibangku kelas xi. Alhamdulillah, saya merasa terbantu dalam meringankan biaya pendidikan. Beasiswa ikasma ini secara tidak langsung mendorong saya untuk terus belajar. Saya harap untuk kedepannya ikasma terus berlanjut dan berkembang sehingga dapat membantu adik-adik di smansa yang membutuhkan agar mampu berprestasi setinggi-tingginya. Terima kasih.
16. Mukhlasin, Teknik Pertanian Universitas Gadjah Mada 2016
Mukhlasin
Mukhlasin

Perkenalkan…Saya Mukhlasin alumni SMA N 1 Kebumen angkatan 2015 Sekarang sedang melanjutkan di Teknik Pertanian Universitas Gadjah Mada. Pada waktu SMA, Saya sangat terbantu dengan adanya beasiswa IKASMA. Bukan suatu hal yang mudah untuk menjadi beswan IKASMA. Seleksi dan persyaratan yang diberikan juga tidak mudah dan melatih siswa untuk bisa mandiri dan berdiri sendiri, Sebagai bekal untuk melamar beasiswa di Universitas. Saya berharap, beasiswa IKASMA bisa terus berjalan dan terus ditingkatkan (jumlah beswan) karena saya yakin banyak sekali adik2 yang membutuhkan dan antusias dengan beasiswa ini…
Salam sukses!!!

17. Rizqi Karomatul, Psikologi UGM 2014

Rizqi Karomatul
Rizqi Karomatul

Beasiswa IKASMA merupakan salah satu hal yang berandil dalam keberlangsungan pendidikan tingkat menengah atas  saya. Membantu saya untuk tetap bertahan dengan seragam putih abu-abu yang didambakan. Saya merasa salut dan bangga kepada kakak-kakak alumni yang mau peduli kepada adik-adiknya sehingga lahirlah bantuan biaya pendidikan ini. Beasiswa IKASMA yang pernah saya dapatkan, secara tidak langsung mengantarkan saya ke bangku pendidikan yang lebih tinggi: Fakultas Psikologi UGM. Entah seperti apa jadinya, jika dulu saya tidak berkesempatan mengenal dan mendapatkan beasiswa ini. Barangkali saya harus berhenti dan tutup mulut atas impian-impian yang sudah terlanjur saya paparkan. Sungguh, betapa beruntungnya saya bisa berjumpa dan berproses di beasiswa IKASMA ini. Rasa terima kasih tak henti-hentinya saya ucapkan.  Semoga Tuhan senantiasa membalas kebaikan yang telah dilakukan. See you on the top and let’s do the best to our success.

18.  Aziz Setiawan, Teknik Kimia ITS 2015

Aziz Setiawan
Aziz Setiawan

Saya Aziz Setiawan alumni SMAN 1 Kebumen. Sewaktu mengenyam pendidikan di SMANSA tercinta, saya pernah mendapatkan bantuan beasiswa Ikatan Alumni SMANSA atau yang sering disebut beasiswa IKASMA. Alhamdulilah dengan adanya beasiswa IKASMA itu sangat membantu keluarga saya. Bapak saya bekerja Pedagang Kaki Lima menjual nasi goreng dan ibu tidak bekerja. Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan beasiswa IKASMA ini sehingga kekurangan biaya SMA bisa terbayarkan, alhamdulilah. Saya harap kedepanya beasiswa IKASMA ini bisa membantu siswa SMAN 1 Kebumen yang kurang mampu dalam segi finansial. Semoga dengan adanya beasiswa IKASMA ini bisa meringankan tanggungan biaya pendidikan yang masih kurang.

19. Nisa Ariyani, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM 2014

Assalamualaikum wr wb
Halo semua, perkenalkan nama saya Nisa Ariyani. Saya mahasiswi semester 5 Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada. Kali ini izinkan saya menceritakan sedikit kisah saya mengenai beasiswa Ikasma. Yaa, sebagai seorang anak dari keluarga menengah ke bawah, biaya sekolah yang mahal tentu menjadi masalah yang cukup berat bagi keluarga saya. Akan tetapi, Beasiswa Ikasma hadir membantu kami, siswa-siswi SMAN 1 Kebumen yang kurang beruntung dalam hal ekonomi tetapi mampu berprestasi. Alhamdulillah, setelah berusaha mengikuti berbagai tahap penyeleksian, dan tak lupa juga berdoa, saya berkesempatan memperoleh beasiswa tersebut sebanyak dua kali. Saya sangat berterima kasih kepada para alumni yang masih peduli pada almamaternya, berkenan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu adik-adik, yang mungkin kesulitan dalam membayar biaya sekolah. Sungguh mulia dan sangat patut untuk diteladani. Semoga ke depannya, Beasiswa Ikasma dapat tumbuh semakin besar dan mampu menginspirasi seluruh alumni SMAN 1 Kebumen. Nah, bagi adik-adik SMAN 1 Kebumen, ayo, jangan lewatkan kesempatanmu untuk bisa menjadi bagian dari Beasiswa Ikasma. Segera daftarkan dirimu pada tahap seleksi Beasiswa Ikasma 🙂 Semoga berhasil!
Wassalamualaikum wr wb.
20. Jumadi, Teknik Pertambangan ITB 2013
jumadi
Jumadi
Assalamu’alaikum. Perkenalkan saya Jumadi, saat ini (Juli 2016) saya masih berstatus mahasiswa semester 7 di ITB jurusan Teknik Pertambangan. Saat SMA adalah masa yang saya merasa terbantu sekali dengan adanya beasiswa IKASMA karena keterbatasan finansial yang ada. Terkadang perlu mental tersendiri untuk mengajukan beasiswa, namun saya bertekad dalam diri bahwa kelak akan ada saatnya giliran saya menjadi donatur untuk mereka yang merasakan masalah yang sama dengan yang pernah saya rasakan. Terimakasih untuk segenap donatur dan panitia, semoga kebaikan kalian berbalas surga Allah ‘azza wa jalla.
21. Lysa Shienny Undrian, STAN 2013
Lysa Shienny Undrian
Lysa Shienny Undrian

Pada saat saya mendapatkan beasiswa Ikasma dari alumni SMAN 1 Kebumen, saya merasa sangat terbantu. Waktu itu saya sudah kelas XII dan sedang banyak pengeluaran. Saya merasa senang karena kakak-kakak alumni bersedia membantu kelancaran saya dalam menyelesaikan sekolah, khususnya dari segi financial. Saya sangat berterima kasih kepada kakak-kakak alumni saya yang masih terus mendukung pendidikan di daerah asalnya, Kabupaten Kebumen, melalui adik-adik di SMAN 1 Kebumen.

22. Nurul April Liyani Kelas X MIA A 2016

Nurul April Liyani
Nurul April Liyani

Assalamualaikum wr.wb. Saya Nurul April Liyani dari kelas X MIA A. Saya dan keluarga mengucapkan terimakasih kepada para alumni smansa yang telah memberikan beasiswa IKASMA kepada kami, sehingga saya bisa melunasi tanggungan yang belum saya bayarkan. Dengan adanya beasiswa ini menjadikan saya lebih semangat untuk menjadi siswa berprestasi di SMANSA KEBUMEN ini. Sangat sangat bersyukur bisa mendapatkan beasiswa IKASMA. Hal ini sungguh tidak terduga sama sekali. Awalnya saya pesimis apakah saya bisa lolos seleksinya, ternyata Alloh memberikan jalan pada saya, dan akhirnya saya bisa lolos. Buat adik-adik yang ingin bersekolah di SMANSA KEBUMEN yang merasa kurang mampu dalam masalah biaya, janganlah takut. Di SMANSA itu ada beasiswa IKASMA. Jika kita berprestasi dan kita ingin mewujudkannya pasti kita bisa. IKASMA pasti membantu kita. Semangat belajar dan ingat selalu IKASMA. Dan jangan lupa setelah kita sukses gantian kita yang membantu adik-adik kita. Agar kita menjadi orang yang berguna bagi orang lain, dan juga bagi INDONESIA. Saya bermimpi agar saya bisa menjadi donatur bagi beasiswa IKASMA ini. Terimakasih IKASMA.

23. Randy Muharrofin Kelas 2016

Randy Muharrofin
Randy Muharrofin

Assalamu’alaikum wr. wb. Perkenalkan nama saya adalah Randy Muharrofin, saya adalah penerima Beasiswa IKASMA 12. Awalnya saya ragu saya akan mendapatkan beasiswa ini karena sampai H-2 berkas-berkas yang harus saya kirimkan belum juga terkumpul semua. Tapi entah mengapa tiba-tiba saya bersemangat lagi untuk melengkapi berkas-berkas saya dan untungnya saya bisa melengkapinya tepat waktu.

Setelah pendaftaran ditutup, saya lalu menunggu pengumuman dan Alhamdulillah berkas-berkas yang saya kirimkan lolos. Lanjut ke tahap berikutnya adalah sesi wawancara. Ketika itu saya kira wawancaranya akan sedikit menegangkan tapi ternyata kakak-kakak penyeleksinya ramah-ramah dan sangat baik. Waktu itu saya diberi pertanyaan seputar essay yang saya buat, keluarga, dan kegiatan saya sehari-hari. Setelah wawancara selesai saya harus kembali menunggu apakah saya lolos atau tidak. Dan saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena-Nya saya dapat lolos dari tahap wawancara dan memastikan diri sebagai penerima beasiswa IKASMA. Jujur saja beasiswa ini sangat membantu karena meringankan orang tua saya dalam membayar keperluan sekolah. Saya sangat berterima kasih kepada kakak-kakak panitia dan juga para donatur IKASMA. Disamping itu saya juga ingin membalas bantuan tersebut dengan meningkatkan prestasi saya agar saya bisa menjadi sukses dan kelak bisa membantu anak-anak SMA N 1 KEBUMEN yang seperti saya. Terima kasih IKASMA, semoga bisa membantu lebih banyak lagi anak-anak seperti saya. Jayalah IKASMA dan bangga menjadi anak SMANSA.

24. Rovi Amalia Kelas XII MIA E 2016

Rovi Amalia
Rovi Amalia

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Saya Rovi kelas XII MIA E, saya baru pertama kali ini mengikuti beasiswa ikasma. Awalnya saya bingung apa beasiswa ikasma itu, saya mengikuti beasiswa ini karena ajakan teman saya. Setelah mengikuti beberapa proses seleksi alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa itu. Saya dan orang tua saya merasa sangat terbantu karena saat ini saya sudah kelas XII dan sedang membutuhkan banyak biaya untuk ini itu. Saya juga lebih termotivasi untuk belajar dan jika saya sukses nanti saya akan mencoba membantu beasiswa ini. Maka dari itu saya minta doa teman-teman sekalian. Untuk ikasma, semoga lebih banyak mendapatkan donasi, lebih maju dan berlanjut, serta lebih banyak lagi siswa yang dapat menerima beasiswa. Untuk kakak-kakak yang telah menjadi donasi saya ucapkan banyak terima kasih semoga apa yang kalian berikan bisa bermanfaat untuk orang lain. Aamiin.
Wasalamu’alaikum Wr. Wb.

25. Likha Itsmawati Kelas XII 2016

Likha Itsmawati
Likha Itsmawati

Hallo, Assalamu’alaikum. Saya Likha Itsmawati, siswa SMA Negeri 1 Kebumen kelas 12. Saya adalah alumni beswan IKASMA tahap 10 dan 12. Untuk informasi, beasiswa IKASMA adalah beasiswa dari alumni-alumni bagi siswa-siswa SMANSA Kebumen yang punya tekad untuk maju tetapi dengan ekonomi yang kurang cukup. Pertama kali mengikuti seleksi beasiswa IKASMA, saya tidak berhasil karena ketatnya persaingan. Hal ini membuktikan bahwa beasiswa IKASMA adalah beasiswa yang berkualitas. Tidak sembarang orang bisa mendapatkannya. Saya sangat bersyukur mendapatkan beasiswa ini sehingga dapat mengurangi beban orang tua saya. Setelah mendapatkan beasiswa ini, saya bertekad untuk selalu memberikan yang terbaik di SMA Negeri 1 Kebumen, dan alhamdulillah peringkat saya juga meningkat. Untuk masa yang akan datang, saya berharap beasiswa IKASMA tetap diselenggarakan dan juga kuota penerimanya juga bertambah. Dan semoga IKASMA selalu dapat membantu siswa-siswa yang punya tekad dan kemauan tapi tidak cukup biaya untuk selau semangat dalam meraih cita-citanya sehingga tidak ada alasan lagi untuk takut bersekolaha di SMA Negeri 1 Kebumen karena biaya yang mahal.

26. Nur Muhamad Isnan Kurnia, 2013

isnan
Nur Muhamad Isnan Kurnia

Awwalul kalam…, perkenalkanlah, nama saya Nur Muhamad Isnan Kurnia, alumnus SMAN 1 Kebumen angkatan 2013, salah satu penerima Beasiswa IKASMA Tahap pertama dan kedua. Well, so proud, because I’m was the first man that get that scholarship continuously in a double period. Yes, I was the pertamax, hahaha. Hmmm, cerita jujur saya mungkin tentang pengalaman mengenai beasiswa ini akan sedikit saya uraikan dalam ulasan saya berikut ini.
Suatu ketika di waktu kelas 9 SMP 3 Kebumen, saya iseng-iseng daftar SMA N 1 Kebumen (sekolah ter-elite di Kebumen kala itu,.. hmm sorry sedikit sombong). Yah iseng-iseng ikut-ikutan teman-teman dan pas kebetulan ada duit 100 ribu uang saku hasil sillaturahim sama saudara, hehe. Yah pas banget memang, waktu itu di-“palaknya” memang sejumlah itu untuk pendaftaran di Smansa kita ini. Cita-cita awal lulus SMP mah penginnya ke STM saja, biar bayarannya murah, cepet dapat kerjaan dan bisa membantu orang tua. Hingga kemudian saya mengikuti tes masuk SMAN 1 Kebumen dan Alhamdulillah diterima, tetangga-tetangga saya sempat menyarankan kepada emak saya untuk tidak menyekolahkan saya di SMA itu karena terkenal bayarannya yang memang cukup mahal bagi kalangan orang-orang petani desa macam keluarga saya ini. Namun apa yang malah dikatakan emak saya pada saya waktu itu kurang lebih seperti ini, “Wis nek kowe pengin nang SMA siji yaa mlebu bae, masalah biaya mesti bisa lah nek wis diniati, Gusti Allah mesti maringi”. Dikemudian hari, peristiwa ini menjadi pelajaran tauhid yang sangat mengesankan bagi saya. Yah, semenjak peristiwa itu, saya jadi rajin berdoa agar studi saya di SMA N 1 Kebumen dimudahkan dalam masalah finansial dan pelajaran. Harapan saya semakin bergelora saat zaman-zaman MOS, saya mendapat info adanya beasiswa dari ikatan alumni Smansa Kebumen. Hingga akhirnya Tuhan benar-benar memberikan beasiswa Ikasma ini kepada saya lewat wasilah dari Mas-Mas dan Mbak-Mbak IKASMA 04. Dan setahun penuh di kelas sebelas saya totally free dari urusan bayar membayar uang SPP, OSIS, dan tarikan-tarikan lainnya. Oleh karena semua itu, Beasiswa Ikasma bagi saya adalah salah satu permintaan saya yang dikabul oleh Tuhan. Di samping bantuan-bantuan lain yang saya dapatkan selama masa studi di Smansa kebumen, Beasiswa Ikasma ini adalah bukti “the power of do’a” dan pelajaran tauhid yang sungguh sangat berharga. Demikian testimoni beasiswa ini yang mungkin rada mendayu-dayu, hehe. Semoga mungkin bisa menjadi pelajaran bagi para pembaca, jangan pernah takut akan biaya pendidikan, dan biaya lain-lainnya dalam kebaikan, ada Allah yang Maha Kaya.

27. Nur Habibah Kelas MIA D 2016

nur habibah
Nur Habibah

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Salam hangat, nama saya Nur Habibah dari kelas MIA D /IPA 4, SMA Negeri 1 Kebumen. Saya akan sedikit bercerita mengenai pengalaman saya menjadi salah satu penerima beasiswa IKASMA tahun ini. IKASMA merupakan program beasiswa yang bergengsi dan selalu dinantikan disetiap tahun pelajaran baru oleh siswa – siswi di SMANSA. Melalui proses yang panjang, mulai dari seleksi administrasi sampai seleksi wawancara justru menjadikan pribadi ini menjadi semangat untuk ikut serta bersaing, terlebih mengingat peminat dari beasiswa itu sendiri cukup banyak. Tak pelak lagi, masalah finansial keluargalah yang menjadi alasan utama mengapa saya ikut andil mengikuti beasiswa ini. Untuk kedua kalinya saya mengikuti seleksi beasiswa IKASMA, yaitu pada saat kelas XI dan saat ini, dimana saya menginjak kelas XII. Ketika kelas XI, saya belum berhasil meraih beasiswa ini. Tetapi pada tahun ini saya memberanikan diri kembali untuk mengikuti beasiswa IKASMA lagi, dan puji syukur saya berkesempatan menjadi penerima beasiswa IKASMA tahap 12. Meskipun pada mulanya sempat berpikiran pesimis untuk mendapatkannya, karena tidak sedikit dari teman – teman yang ikut serta juga dalam seleksi kali ini. Tetapi karena semangat demi membantu kedua orang tua, sedikit demi sedikit rasa khawatir tersebut berubah menjadi keoptimisan. IKASMA bagaikan sebuah keluarga besar yang dengan kemuliaannya mampu mendekatkan dari generasi ke generasi SMANSA setiap tahunnya. Membantu saya dalam hal apapun, semangat dan motivasi maupun hal – hal yang bersifat materil dengan kemurahan hati para alumnus. IKASMA menjadi sebuah lentera yang menerangi jalan saya menuju impian – impian di luar sana. Bagaikan cahaya yang mampu menerangi pandangan saya akan bagaimana kehidupan dengan keberhasilan para alumni beswan IKASMA, dan memotivasi saya untuk mengikuti jejak – jejak mereka. Melihat bagaimana mulianya misi dari IKASMA, sebagai penerima beasiswa ini, tentunya kelak saya bertekad akan meneruskan perjuangan dari kakak – kakak dalam mengemban IKASMA menjadi lebih baik lagi. Terimakasih kepada segenap alumni IKASMA atas segala perjuangannya. Saya berharap IKASMA dapat mengembangkan sayap – sayapnya agar menjadi program yang terus bermanfaat bagi siswa – siswi di SMANSA. Karena dari IKASMA saya belajar tentang arti “we are friends whenever, wherever, and whonever we are”

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

28. Hesti Lestari Kelas 2016

Hesti Lestari
Hesti Lestari

Assalamu′alaikumWrWb. Alhamdulillah saya dan keluarga saya sangat bersyukur dengan adanya beasiswa IKASMA tahap 12 ini sehingga biaya sekolah saya dapat teringankan, kekurangan SPI saya yang tadinya satu juta lima ratus ribu rupiah sekarang menjadi tiga ratus sembilan puluh ribu rupiah, sehinggabeban orang tua saya dapat teringankan. Beasiswa ini memotivasi saya agar lebih giat lagi belajar dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menggapai impian saya. Semoga bila  saya sudah lulus, saya dapat membantu IKASMA dalam  menyelenggarakan beasiswa beasiswa bagi adik kelas mendatang dan jika saya sudah mempunyai penghasilan, saya akan berusaha membantu memberikan dana untuk beasiswa IKASMA. Saya dan keluarga saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas beasiswa IKASMA tahap 12 ini, terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan beasiswa IKASMA tahap 12 ini, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah dilakukan IKASMA ini. Semoga tali kekeluargaan IKASMA semakin erat. IKASMA turut serta memajukan SMAN 1 Kebumen. Wassalamu′alaikumWrWb.

29. Wahyu Indah Wijiasih Kelas XII MIA D 2016

Wahyu Indah Wijiasih
Wahyu Indah Wijiasih

Assalamualaikum wr. Wb.

Wahyu Indah Wijiasih, siswa kelas XII MIA D angkatan 2016/2017 salah satu penerima beasiswa IKASMA tahap 12. Sebelumnya mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari kakak-kakak donatur yang dalam kesuksesannya masih ingat pada kami. Insya Allah atas keikhlasan kakak-kakak bisa bermanfaat dan berkah dalam penggunaannya. Aamiin.. Sebagai salah satu sumber beasiswa di SMANSA yang rutin setiap semesternya, kami yang masih menjadi siswa berharap untuk ke depannya IKASMA bisa selalu memberi tanpa menuntut dan selalu konsisten dalam berkontribusi guna membantu adik-adik yang memang membutuhkan. Ikasma ini merupakan salah satu beasiswa yang prosedurnya cukup rumit, akan tetapi hal itu dimaksudkan agar calon penerima beasiswa dapat memahami bagaimana sulitnya berusaha. Terima kasih atas pembelajaran yang secara tidak langsung ini diberikan. Untuk kakak semua kami mohon doa semoga dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi sesuai harapan dan semoga nantinya bisa melanjutkan perjuangan yang sudah dirintis kakak sekalian. Sekali lagi dari uluran tangan kakak-kakak donator serta kerja keras kakak-kakak panitia kami ucapkan terima kasih dan mohon maaf apabila ketika pelaksanaan seleksi dan atau setelahnya kami banyak mengecewakan atas sikap maupun kurangnya konsistensi kami pada IKASMA. Terima kasih.

Wassalamualaikum wr. Wb.

30. Ganni Ellia Sangra, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNNES 2013

Ganni Ellia Sangra
Ganni Ellia Sangra

 “Hanya ada dua pilihan untuk memenangkan kehidupan; keberanian dan keikhlasan. Jika tidak berani ikhlaslah menerimanya. Jika tidak ikhlas maka beranilah untuk mengubahnya.” Kutipan itu beberapa kali saya ungkapkan untuk menutup pelajaran di kelas. Sebab, saya ingin para siswa tidak serta merta “ikhlas” mengubur mimpi besar mereka lantaran alasan keterbatasan.

Saya, Ganni Ellia Sangra alumni SMAN 1 Kebumen tahun 2013. Saat ini saya masih menempuh pendidikan di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Semarang. Semula, identitas itu bagi saya adalah sebuah mimpi manakala orang tua saya, yang hanya buruh serabutan, mengaku pasrah karena biaya pendidikan yang tidak bisa dibilang murah. Namun, dengan hadirnya Beasiswa Ikasma saya bisa meraih apa yang semula hanya mimpi itu. Saat itu saya coba memberanikan diri untuk mendaftar dan memenuhi segala persyaratan yang diberikan. Alhamdulillah, saya diterima. Berkat bantuan para alumni melalui Beasiswa Ikasma saya serta keluarga amat terbantu dan saya pribadi menjadi termotivasi untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Terima kasih Beasiswa Ikasma. Saya rasa, seberapa pun besarnya keberhasilan yang bisa saya peroleh tidak akan sebanding dengan jasa Beasiswa Ikasma. Semoga Beasiswa Ikasma terus berkembang agar semakin banyak adik di SMAN 1 Kebumen yang bisa meraih kesuksesan Aamiin yaa Rabbal’alamiin.

31. Anisa Rahma Kelas 2016

Anisa Rahma
Anisa Rahma

Saya Anisa Rahma siswa SMA Negeri 1 Kebumen angkatan 55 bermaksud mengucapkan terima kasih atas bantuan IKASMA untuk keringan dalam pembayaran sekolah. Ini merupakan pertama kalinya saya mendapatkan beasiswa IKASMA ini. Saat tes wawancara saya merasa gugup sehingga saya berfikir mungkin saya tidak akan mendapatkan beasiswa ini. Saya merasa tidak yakin akan mendapatkan beasiswa IKASMA. Maka dari itu saya hanya bisa pasrah atas semuanya. Namun pada malam hari sebelum pengumuman saya mendapatkan sms yang berisi pemberitahuan nama-nama yang lolos dalam penerimaan beasiswa IKASMA TAHAP 12 yang dapat dibuka di alamat situs web IKASMA. Sebelum membuka alamat web, saya sudah melapangkan dada jika kalau saya tidak berhasil mendapatkan beasiswa tersebut. Saya sangat terkejut ketika saya melihat nama saya berada pada daftar nama-nama penerima beasiswa IKASMA TAHAP 12. Beasiswa ini benar-benar membantu saya dan orang tua saya. Saya akan memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya. Tidak ada ucapan yang lebih berharga yang dapat saya berikan atas penghargaan ini. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bukan hanya bagi saya saja, tapi bagi banyak orang. Semoga amalan yang sudah pihak IKASMA lakukan diterima oleh Allah SWT. Demikianlah rasa terima kasih dari saya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

32. Rizki Amalia Kelas 2016

Rizki Amalia
Rizki Amalia

Saya, Rizki Amalia mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kakak-kakak alumni smansa yang telah bersedia menyediakan beasiswa IKASMA ini. Dengan adanya beasiswa ini saya dan keluarga merasa sangat terbantu dalam menyelesaikan biaya sekolah saya. Pada awalnya,saat saya mendaftar beasiswa IKASMA saya merasa sedikit khawatir dan gugup jika tidak bisa lolos dalam seleksi ini karena memang seleksi yang dilakukan kali ini sangat ketat. Tapi alhamdulillah, untuk kali ini saya dipercaya menjadi salah satu penerima beasiswa IKASMA tahap 12. Dengan adanya Beasiswa IKASMA yang saya terima ini,semoga menjadi berkah tersendiri untuk saya dan dapat menjadi pendorong bagi saya untuk selalu berusaha dalam meraih cita-cita yang saya impikan.Saya berharap Beasiswa IKASMA kedepannya akan selalu ada dan tambah maju. Saya juga berharap,kelak saya bisa menjadi bagian dari Beasiswa IKASMA dengan menjadi salah satu donatur dalam program beasiswa ini sehingga saya dapat membalas perbuatan baik kakak-kakak alumni sekaligus dapat membantu adik-adik yang memang membutuhkan. Untuk kalian yang merasa malu dan minder karena kalian melakukan sesuatu yang dianggap memalukan oleh orang lain padahal  tindakan itu tidak merugikan siapapun,saya ingin berbagi sebuah kalimat yang pernah saya baca dan saya  jadikan motivasi, ‘’Biarkanlah orang menertawakan akan hal aneh tentang usaha kita untuk sukses,tapi percayalah hal-hal aneh yang kita lakukan sekarang akan mereka lakukan saat melihat kita sukses nanti’’.

Terimakasih IKASMA

33. Lina Ambarwati, Pendidikan Bahasa Inggris UNY 2014.

Lina Ambarwati
Lina Ambarwati

Halo, saya Lina Ambarwati biasa dipanggil Lina. Saya lulus SMANSA tahun 2014 dan saat ini, saya sedang menempuh S1 di Universitas Negeri Yogyakarta jurusan Pendidikan Bahasa Inggris semester 5. Dulu ketika saya kelas x semester 2 alhadulilah saya mendapat bantuan dari beasiswa IKASMA. Tidak kebayang saja pas kondisi perekonomian orang tua sedang tidak menjanjikan, di sisi lain harus pelunasan semesteran. Nano nano deh rasanya ^–^. Tapi alhamdulilah, Allah membantuku melalui beasiswa IKASMA ini. Beribu kali mengucapkan syukur dan terimaksih kepada kakak kakak alumni yang masih mengingat almamater dan bersedia membantu adik -adiknya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kakak kakak semua.
Untuk program beasiswa IKASMA sendiri, semoga semakin bertambah yang memberikan bantuan pada adik- adik di SMANSA dan semakin lancar di setiap tahapan proses seleksi dan lainnya. SUKSES SELALU! ^.^

34. Masmungatun Basiroh, Kelas 2014

Dear…. beswan ikasma …..
Setelah mendapat beasiswa ini Alhamdulillah tanggungan terkurangi, beban orangtua saya pun terkurangi . uang yang seadanya jadi bisa untuk membayar kebutuhan yang lain. Terimakasih ikasma, berkat adanya ikasma saya bisa melanjutkan di SMA 1 dengan hitungan terpenuhi tagihan IDOS semester ini. Itu semua sangat membantu , saya baru tahu kalau di sekolah ada beasiswa dari para alumni, itu hal yang sangat bagus. Semoga ikasma semakin maju dan ketika saya telah sukses semoga bisa membantu jalannya beasiswa dari ikatan alumni ini _ Masmungatun Basiroh

35. Nur Hidayah Kelas 2014

Assalamu’alaikum wr. wb. Sebelum saya menulis testimoni ini, saya mohon maaf baru mengirimnya hari ini. Sehari setelah wawancara ikasma tahap 8 kemarin, ada pasan masuk di HP-ku jam 10.an, pesan itu dari panitia ikasma tahap 8. Waktu itu aku ada dua perasaan, yaitu karena aku diterima atau belum diterima sebagai Beswan Ikasma tahap 8. Setelah aku membuka pasannya, kemungkinan pertamalah yang kudapat. Alhamdulillah aku mendapat beasiswa tersebut, dengan itu biaya yang harus bapak bayar berkurang,, kemudian aku menghampiri bapak yang sedang di dapur, mencium tangannya dan berkata, “Alhamdulillah, Pak. Aku lolos beasiswa ikasma.” bapak tersenyum. Senyuman itu tulus dari hati, bahagia. Sungguh! Kepada kakak Ikasma tahap 8, saya berterima kasih sekali atas beasiswa yang kakak-kakak berikan untuk kami, terima kasih untuk semuanya, mulai dari menyempatkan waktu di tengah kesibukan kakak semua, mulai dari awal hingga pemberian beasiswa berhasil dilaksanakan. Semoga segala kebaikan diberikan untuk kakak semua, SUKSES untuk kakak